Tampilkan postingan dengan label Review Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Poconggg Juga Pocong vs. Bukan Pocong Biasa vs. Pocong Kesetanan

Pada postingan kali ini saya akan membahas sedikit tentang fenomena unik yang sedang melanda  dunia bioskop di Indonesia. Jika kita pergi ke bioskop pada awal Desember ini, kita akan menemukan pemandangan unik, yaitu ini :





Ini merupakanfenomena baru dimana film horror sekarang diolah menjadi komedi. Menurut info, sutradara dari film Poconggg Juga Pocong (PJP) dan Bukan Pocong Biasa adalah orang yang sama. Memang, PJP adalah film pertama, tapi apakah yang lain dibilang plagiat atau memang originalitas ide yang dipertannyakan? Menurut saya hal ini baik-baik saja asalkan ceritanya tidak sama atau monotone. Bagaimana pendapat kalian?

Sabtu, 17 Desember 2011

Review Film: "A Millionaire's First Love"

Pada postingan kali ini saya akan sedikit mereview tentang sebuah drama Korea, "A Millionaire's First Love" yang rilis pada 2006 lalu. Meskipun film ini telah lama rilis tetapi masih banyak orang yang mencarinya di search engine dan link downloadnya. Ini membuktikan bahwa film ini masih diminati dan dicari-cari orang. Berikut ini saya akan memberikan sedikit review-nya.



A Millionaire's First Love (백만장자의 첫사랑 - Baekmanjangja-ui cheot-sarang) adalah film drama bergenre romance yang rilis pada 2006 lalu. Pemainnya antara lain HyunBin (sbg Jae Kyeong) dan Lee Yeon Hee (sbg Choi Eunhwan). Drama ini juga semakin bagus dengan soundtrack-soundtrack yang diisi oleh artis-artis terkenal seperti TVXQ!. Berikut ini sinopsisnya:

Tinggal berdua bersama kakek yang kaya raya membuat Jae Kyeong menjadi anak yang sombong, semau gue dan suka berkelahi antar gank saat ini Jae Kyeong duduk dibangku kelas 3 SMU. Ketika kakeknya meninggal dunia, otomatis Jae Kyeong menjadi pewaris semua kekayaan kakeknya tapi untuk menjadi seorang milyuner ternyata tidak semudah yang dipikirkannya kareana sang kakek telah membuat surat wasiatnya yang isinya di bacakan oleh pengacara keluarga bahwa Jae Kyeong harus segera lulus dari bangku SMU tetapi bukan di SMU yang sekarang melainkan SMU di sebuah desa terpencil jika ia berhasil maka ia boleh mewarisi kekayaan itu.

Bisa dibayangkan Jae-Kyong yang hidup di kota besar yang semuanya serba ada harus tinggal di desa yang terpencil dan sepi bahkan minimarket pun tidak ada selain itu atas permintaan mendiang sang kakek kartu kreditnya pun diblokir. Di desa itu Jae Kyeong bertemu lagi dengan Eun-hwan yang pernah dia usir dari hotelnya karena mengira Eun-Hwan adalah seorang gadis panggilan.

Untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan juga panti asuhan di desanya Eun Hwan bekerja menjadi penjaga toko dan pompa pengisian bensin, dan tanpa di duga oleh Jae Kyeong ternyata Eun Hwan adalah teman sekelasnya yang baru. Baru hari pertama masuk sekolah Jae Kyeong sudah membuat ulah dengan memukul teman sekelasnya dengan tujuan agar dia dikeluarkan dari sekolah itu tapi yang terjadi adalah dia malah diajak makan malam oleh keluarga teman yang dipukulnya itu. Tidak hanya memukul temannya Jae Kyeong juga mencoba memberi sogokan kepada Kepala sekolahnya tentu saja ini ditolak mentah2 sama Kepsek karena tanpa Jae Kyeong ketahui Kepsek itu adalah sahabat baik kakeknyanya dan di titipi “mandat” oleh sang kakek.

Karena tidak punya cara lain perlahan-lahan Jae Kyeong mulai bisa menerima keadaan itu dan bisa bergaul dengan teman sekelasnya yang lain, bahkan dia jatuh hati kepada Eun Hwan tanpa Jae Kyeong tau bahwa sebenarnya Eun Hwan menggidap penyakit jantung dan usianya tidak akan lama lagi, tapi pada suatu hari Eun Hwan pingsan ketika sedang latihan pementasan untuk perpisahan sekolah dari situ Jae Kyeong tau bahwa Eun Hwan menggidap penyakit jantung.

Jae Kyeong yang mengetahui sangat sedih dia bahkan menghindari bertemu dengan Eun Hwan karena jika ada sisi Eun Hwan itu akan membahayakan jiwa gadis itu, Eun Hwan tidak boleh terlalu senang ataupun juga terlalu sedih karena hal itu bisa membunuhnya. Tapi ternyata keduanya tidak bisa menghindari dari cinta yang telah ada di antara mereka, bahkan Eun Hwan memutuskan untuk tinggal serumah dengan Eun Hwan , Jae Kyeong yang tau hidup Eun Hwan tidak akan lama lagi mencoba memberika kebahagiaan untuk gadis itu.

Jae Kyeong memberikan hadiah satu botol kapsul kepada Eun Hwan, yang didlam kapsul itu berisi ungkapan cinta Jae Kyeong kepada Eun Hwan. Cita-cita Eun Hyeon sebelum dia pergi adalah memiliki rumah yang mempunyai banyak pintu yang saat ini tempati oleh anak2 panti asuhannya, tapi mereka harus segera meninggalkan rumah itu karena mereka menempatinya tanpa izin dari pemilik rumah yaitu alm kakeknya Jae Kyeong. Jae Kyeong sangat marah pada dirinya karena dia tidak tau harus melakukan apa untuk mewujudkan cita-cita Eun Hwan. Tapi pengacara keluarganya memberi jalan keluarnya dengan syarat dia melepaskan hak warisnya maka dia akan mendapatkan 1 % dari seluruh harta kakeknya dengan begitu dia bisa membeli rumah itu untuk Eun Hwan.

Tidak terasa Jae Kyeong dan teman2nya telah lulus SMU dan mereka mengadakan acara perpisahan di rumah yang dibeli oleh Jae Kyeong di saat itu salju mulai turun dan Eun Hwan memakai sarung tangan yang di belikan oleh Jae Kyeong dan ketika mereka sedang di ayunan Eun Hwan bilang dia ingin tidur selama 3 menit saja.

Buat kamu yang suka drama romance boleh lah ini jadi alternative walaupun akhirnya menyedihkan tapi banyak juga koq pesan-pesan yang bisa qt tangkep disini bagaimana cinta itu bisa mengubah sifat seseorang.

Rabu, 23 November 2011

Review Film: "The Adventure of Tin-Tin: Secret of The Unicorn"


The Adventure of Tin-Tin adalah sebuah film animasi yang berceritakan tentang petualangan seorang wartawan bernama Tin-Tin dan anjingnya bernama Snowy. Serial film Tin-Tin sebenarnya telah ada sejak lama namun kali ini dikemas ke layar lebar dengan format lebih modern yaitu animasi 3 Dimensi. The Adventures of Tin-Tin tayang perdana di Indonesia pada 11-11-11 padahal di Amerika film ini baru akan tayang tanggal 21 Desember 2011. Di sutradarai oleh Steven Spielberg, The Adventures of Tin-Tin: Secret of The Unicorn menggunakan teknologi 3D yang sangat keren. Film ini berhasil menjadi box office di Inggris dengan pendapatan 6.758.724 pundsterling.





Tintin dan Kapten Haddock berangkat berburu harta karun kapal yang tenggelam. Kapal tersebut dikapteni Sir Francis Haddock yang merupakan leluhur kapten Haddock. Para leluhur bajak laut dan kapten Haddock pernah bertarung pada masa lalu kemudian sang bajak laut mengutuk keturunan Haddock dan akhirnya mereka bertemu di masa sekarang. Selain mereka, orang lain juga turut berburu harta karun tersebut.


Senin, 21 November 2011

Review Film: "Alangkah Lucunya Negeri Ini"


Pada hari Senin, 7 Nopember 2011, mata kuliah Keterampilan Interpersonal yang diisi oleh Bapak Sholiq mengajak para mahasiswanya untuk menonton film, termasuk saya. Film tersebut berjudul “Alangkah Lucunya Negri Ini”. Setelah menonton film tersebut, kita harus dapat menangkap maksud atau pesan pesan dari film tersebut. Disini saya akan mebahas terlebih dahulu review dari film tersebut kemudian saya akan menanggapi tentang film tersebut setelahnya.

            Film “Alangkah Lucunya Negri Ini” disutradarai oleh aktor sekaligus sutradara senior, Deddy Mizwar. Beliau juga bermain di dalam film ini sebagai ayah dari pemeran utama, Reza Rahardian. Film ini diproduseri oleh Zairin Zain dan juga dibintangi oleh banyak aktor dan aktris terkenal lainnya seperti Slamet Rahardjo, Jaja Mihardja, Tio Pakusadewo, Asrul Dahlan, Ratu Tika Bravani, Rina Hasyim, Sakurta Ginting, Sonia, Teuku Edwin, dkk. Film yang dirilis 15 April 2010 dan berdurasikan 105 menit ini mencoba mengangkat potret nyata dalam kehidupan Bangsa Indonesia dalam hal sosial dan ekonomi. Ditambah oleh komedi yang dibawakan kocak oleh para pemainnya, film ini menjadi semakin menarik.

         Awal cerita film ini yaitu ketika Muluk (diperankan Reza Rahardian) mulai “galau” karena sejak lulus S1, setelah hampir 2 tahun belum juga mendapatkan pekerjaan. Meskipun selalu gagal tetapi Muluk tidak pernah berputus asa. Pada suatu hari, ia bertemu dengan pencopet bernama Komet dan tak disangka membuka peluang pekerjaan bagi Muluk. Komet membawa Muluk ke markasnya, lalu memperkenalkan kepada bosnya bernama Jarot (diperankan Tio Pakusadewo). Muluk kaget karena di markas itu berkumpul anak-anak seusia Komet yang pekerjannya adalah mencopet. Akal Muluk berputar dan melihat peluang yang ia tawarkan kepada Jarot. Ia meyakinkan Jarot bahwa ia dapat mengelola keuangan mereka yang notabene diperoleh dari hasil mencopet, dan meminta imbalan 10%, termasuk biaya mendidik mereka. Usaha yang dikelola Muluk berbuah, namun di hati kecilnya tergerak niat untuk mengarahkan para pencopet agar mau mengubah profesi mereka menjadi pengasong. Dibantu dua rekannya yang juga sarjana, Muluk membagi tugas mereka untuk mengajar agama, baca tulis, budi pekerti dan kewarganegaraan.




            Setelah para pencopet tersebut mulai terdidik, Muluk dkk mulai menawarkan para poencopet tersebut untuk berhenti mencopet dan mulai menjadi pengasong. Awalnya mereka semua tidak mau dan kembali lagi menjadi pencopet. Tetapi pada akhirnya mereka berpikir ulang dan akhirnya mau menjadi pengasong. Tetapi di akhir cerita, pencopet-pencopet yang sedang mengasong tersebut terkena razia oleh POLPP, mereka memang tidak tertangkap tetapi Muluk , yang saat itu sedang berada di TKP berani menjadi penanggung jawab dan akhirnya dialah yang dibawa ke kantor POLPP.




Tanggapan saya tentang film ini.....

            Menurut saya, film ini sangat menarik dan patut ditonton terutama oleh generasi muda bangsa ini. Karena di film ini terdapat banyak nilai moral yang dapat diperoleh dan kita juga dapat melihat kenyataan apa yang sedang terjadi di bangsa ini. Kita sebagai bangsa muda Indonesia, sudah seharusnya mulai berusaha dari sekarang untuk mengubah keadaan tersebut apalagi kita adalah mahasiswa yang mempunyai salah satu fungsi yaitu “Agent of Change” yang berarti pembawa perubahan. Dari film ini juga dapat saya tangkap hikmah bahwa cara yang kita lakukan sekarang menentukan kesuksesan nantinya. Di film ini, memang cara yang dilakukan sudah benar tetapi uang yang menjadi modal mereka yang notabene dari hasil mencopet tidaklah halal. Kita di kehidupan nyata janganlah meniru cara ini. Lebih baik kita mencari modal dengan cara lain misalnya meminjam di koperasi atau bank. Tetapi disisi lain, saya sangat salut dengan pemeran Muluk dkk yang tidak mengenal putus asa saat membimbing para pencopet dan mengajarkan mereka untuk berubah. Saya juga salut dengan para pencopet yang mau berusaha belajar dan berusah berubah untuk menjadikan kehidupan mereka lebih baik.